.. PENGGERAK DAKWAH BERBASIS PENDIDIKAN ..

PENGURUS WILAYAH 2017-2021

Hasil Sidang Pleno MUSWIL 4 Banten JSIT Indonesia menetapkan dan mengesahkan Kepengurusan Periode 2017-2021 sebagai berikut.

ARAH KEBIJAKAN DAN REKOMENDASI MUNAS IV

Visi Organisasi : Menjadi pusat penggerak dan pemberdaya Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

JARINGAN SEKOLAH ISLAM TERPADU BANTEN

Terus semangat memajukan mutu pendidikan yang berkarakter (berakhlaq)

RAKOR JSIT BANTEN DENGAN ALEG BANTEN

Dari pertemuan ini menggarisbawahi bahwa JSIT sebagai bagian dari gerakan dakwah di Indonesia wa bil khusus bidang pendidikan dalam menjalankan tugasnya diharapkan mampu bersinergi dan searah ...

INFO UTAMA

Assalamu'alaikum Wr. Wb

ALHAMDULILLAH, penyelengeraan MUSWIL 4 JSIT Indonesia Wilayah Banten telah selesai dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2017 di Hotel Grand Soll Marina Tangerang.

Selamat bekerja untuk Pengurus Wilayah Banten JSIT Indonesia Periode 2017-2021 !!!

Tetap semangat !!!!

Selasa, 10 Oktober 2017

FIRST CAMP 2017 : SMPIT Al Masykar Bina Insani

FIRST CAMP 2017 : Penerimaan Anggota Baru Gudep Pangkalan SMPIT Al Masykar Bina Insani



Sudah tidak asing lagi bagi kita, para guru dan orangtua sebagai pendidik di sekolah ataupun di rumah yang hanya terfokus terhadap prestasi anak didik secara akademis. Sejalan dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan psikologis anak di masa kini, prestasi anak didik tidak hanya terfokus atau berprestasi secara akademik saja. Namun, pada kenyataannya ada penunjang lain sebagai motivasi yang dapat meningkatkan prestasi tersebut. Hal ini disebabkan karena belajar tidak hanya sekedar proses akademis, melainkan dibutuhkan proses pendidikan yang menanamkan kedisiplinan serta kecakapan hidup. Dimana unsur-unsur tersebut juga memiliki peranan penting dalam proses belajar, sehingga para pendidik perlu memainkan peran penting ini dalam memajukan potensi anak didik untuk mencapai hasil belajar yang diinginkan.  Untuk itu, diperlukan sebuah kegiatan yang dapat memotivasi siswa dalam pencapaian hasil belajarnya dan meningkatkaan kedisiplinan, kemandirian, keterampilan, serta kreatifitasnya. Oleh karena itu, dibentuk sebuah kegiatan yang dapat memacu kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian serta kreatifitas siswa, yakni sebuah perkemahan yang dinamakan First Camp yang bertemakan “One Scout, One Promise
Kegiatan ini bertujuan untuk :
  1. Memotivasi anak didik dalam mencapai hasil belajar yang diinginkan.
  2. Meningkatkan rasa kedisiplinan serta kemandirian dalam diri peserta didik.
  3. Meningkatkan keterampilan serta kreatifitas dalam diri peserta didik.
  4. Memacu leadership (kepemimpinan) serta kekompakan dalam kelompok peserta didik.
  5. Melantik anggota gugus baru sebagai anggota pramuka yang sah di pangkalan SMPIT Al-Maskar Bina Insani.
Untuk First Camp 2017 tahun ini dilaksanakan pada tanggal 21-22 Juli 2017. Kegiatan ini merupakan kegiatan penerimaan Anggota Baru Gugus Depan 05059-05060 Pangkalan SMPIT Al Masykar Bina Insani. Pramuka ini sejak awal berdirinya sekolah, sudah merupakan bagian dari kegiatan intra-kurikuler, yaitu kegiatan yang masuk ke dalam jam pelajaran aktif di sekolah. Kegiatan Gerakan Pramuka dinilai mampu memberikan alternatif pendidikan, pembinaan, dan keterampilan peserta didik yang dalam beberapa hal tidak bisa dilakukan oleh guru kepada muridnya.
Selain sebagai bagian dari Gerakan Pramuka Indonesia, Pramuka pangkalan SMPIT  Al  Masykar Bina Insani Gugus Depan 05059-05060 merupakan juga bagian dari Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Indonesia.
Seluruh peserta First Camp adalah siswa dari SMPIT Al Masykar Bina Insani kelas 7 dan siswa pindahan kelas 8-9.
Kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan, kreatifitas, kedisiplinan, kemandirian, dan tercipta interaksi yang efektif antara peserta, bindaping (pembina dan pendamping), karena menyajikan pembelajaran secara mandiri dan berkelompok serta menumbuhkan rasa percaya diri, kepemimpinan serta kekompakkan.
Banyak agenda kegiatan di acara First Camp 2017, diantaranya adalah perlombaan keterampilan kepramukaan, meliputi lomba : Tenda dan Tidy up,  LKBB, Cooking Competition I, Scout Exploration, dll.
Pada akhirnya nanti, setelah kegiatan First Camp 2017 diadakan Penempatan Peserta kepada Pasukan dan Regu barunya di pangkalan SMPIT Al Masykar Bina Insani.
1 Pasukan terdiri dari 4 regu
1 Regu terdiri dari 10 anggota
Dalam 1 Regu terdiri dari siswa kelas 7, 8 dan 9, dengan demikian diharapkan terjadi sosialisasi yang baik antarkelas, dan mampu menumbuhkan kedewasaan berpikir dan bertindak, dalam meniru dan memberikan keteladanan kepada sesama anggota regu.
Putra memiliki 3 Pasukan, yaitu
  1. Praja Bayanaka
  2. Praja Aryasatya
  3. Praja Adhikara
Putri memiliki 3 Pasukan, yaitu
  1. Narayana Nindya
  2. Narayana Wimala
  3. Narayana Ardhani
Pasukan dan Regu ini bersifat permanen hingga anggota lulus menempuh pendidikan di SMPIT Al Masykar Bina Insani.

--- Salam Pramuka ---

ARAH KEBIJAKAN DAN REKOMENDASI MUNAS IV JSIT INDONESIA 2017

ARAH KEBIJAKAN DAN REKOMENDASI MUNAS IV JSIT INDONESIA



Visi Organisasi
Menjadi pusat penggerak dan pemberdaya Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

ORGANISASI
  1. Mempercepat pertumbuhan struktur organisasi wilayah dan daerah
  2. Mengefektifkan struktur organisasi di setiap tingkatan
  3. Mengupayakan gedung sekretariat tingkat wilayah
  4. Meningkatkan tertib administrasi dan pembaharuan data keanggotaan secara berkala.
  5. Melaksanakan hak dan kewajiban anggota
  6. Meningkatkan peran JSIT Indonesia dalam pengambilan kebijakan pendidikan sesuai dengan level kepengurusan masing-masing
  7. Mengefektifkan susunan kepengurusan wilayaH
  8. Ketua wilayah mengambil peran untuk menyatukan sekolah anggota JSIT Indonesia di daerah-daerah Propinsi Banten.


PEMBERDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU
  1. Mewujudkan lembaga penjamin/ pengendali mutu SIT
  2. Menjalankan proses lisensi Sekolah Islam Terpadu
  3. Memfasilitasi pemberdayaan Yayasan pengelola SIT
  4. Mendirikan pusat pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan di berbagai wilayah
  5. Meningkatkan partisipasi Bina Pribadi Islam (BPI) bagi pendidik, peserta didik dan orang tua peserta didik di sekolah
  6. Mengoptimalkan Implementasi kurikulum SIT dan model pembelajaran TERPADU
  7. Memiliki lembaga Penerbitan Perangkat pembelajaran SIT


KOMUNIKASI DAN KEMITRAAN
  1. Meningkatkan hubungan JSIT dengan pemerintah dan lembaga lain dalam membangun sinergi kemitraan
  2. Memperluas jaringan kerjasama internasional dengan lembaga-lembaga pendidikan luar negeri.
  3. Berperan aktif dalam kegiatan dan organisasi pendidikan internasional
  4. Meningkatkan peran forum alumni SIT sebagai organisasi yang akan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas dan berguna bagi almamaternya maupun bagi masyarakat


DANA
  1. Mengoptimalkan penggalangan dana, baik perorangan, lembaga masyarakat dan pemerintah, dalam maupun luar negeri yang halal dan tidak mengikat.
  2. Mengoptimalkan iuran wajib anggota JSIT
  3. Memfasilitasi peluang usaha yang halal dan berkah
  4. Membuat pedoman segala bentuk usaha yang menggunakan fasilitas dan atau difasilitasi JSIT
  5. Mengoptimalkan dompet peduli pendidikan sampai tingkat daerah
  6. Membuat perencanaan, pengelolaan dan pelaporan keuangan yang transparan dan akuntable


Pembinaan Siswa
  1. Meningkatkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air berdasarkan nilai-nilai Islam dalam bingkai 4 Pilar kebangsaan (NKRI,UUD 1945, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika)
  2. Meningkatkan kualitas pelaksanaan dan pembinaan Pramuka SIT
  3. Mengokohkan struktur organisasi SAKO Pramuka SIT di seluruh daerah
  4. Meningkatkan peran OSIS SIT sebagai organisasi yang akan melahirkan pemimpinpemimpin masa depan yang berkualitas dan berguna bagi almamaternya maupun bagi masyarakat.
  5. Meningkatkan kualitas akademik dan nonakademik guru dan peserta didik.
  6. Memfasilitasi organisasi siswa bidang ROHIS
__________________________________________________________________________
Note : 
Tulisan Cetak Miring (Italic ) adalah rekomendasi tambahan MUSWIL 4 Banten pada sidang Pleno.





Minggu, 08 Februari 2015

ISLAMIC BOOK FAIR BEKERJASAMA DENGAN JSIT INDONESIA


Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (JSIT INDONESIA) pada Islamic Book Fair 2015 bekerjasama dengan IKAPI Jakarta menggelar beberapa kegiatan sebagai berikut:
✅SEMINAR PENDIDIKAN dengan tema ‘Membangun Generasi Emas Melalui Pendidikan Berkualitas dan Islami’|Drs. Sukro Muhab, M.Si (Ketua Umum JSIT Indonesia)  di Panggung Utama, 2 Maret  2015 pk. 16.30 Wib |GRATIS Biaya Investasi
✅SEMINAR PENDIDIKAN dengan tema ‘Pengembangan Karakter Berbasis Neuro Science’ |dr. Amir Zuhdi (Pakar Neuro Science) di Kids Zone, 4 Maret  2015 pk. 16.00 Wib | Biaya Investasi Rp 75.000,-
✅SEMINAR PARENTING dengan tema ‘Kiat Mengatasi Stress Pada Anak’ bersama Dedi Martoni, M.Si  (Konsultan Sekolah Islam dan Fitriani FS, M.Si, Psi  (Psikolog Anak & Keluarga) di Kids Zone, 5 Maret  2015 pk. 16.00 Wib | Biaya Investasi Rp 75.000,-
✅CERDAS CERMAT SAINS & AL-QUR’AN | R. Anggrek, 4 Maret 2015 mulai pk. 09.00-13.30 WIB (Penyisihan & Semi Final) di Panggung Utama, 4 Maret 2015 mulai pk. 14.00-14.30 WIB (Final)
➡Peserta adalah kelas 4-6 SDIT/SDI/MI (3 siswa per tim/sekolah, diutamakan berdomisili di Banten-Jakarta-Jawa Barat)
Memperebutkan Trophy, Uang Tunai senilai Rp 7 juta dan souvenir/Goodybag
➡Peserta terbatas 100 tim, diawali babak seleksi (Beregu, multiple choice test, peserta membawa papan jalan, dipilih hanya 16 tim)
➡Hadiah lomba sebagai berikut:
📌Juara I memperoleh piala, uang tunai sebesar Rp. 2.500.000,-, sertifikat dan goodie bag souvenir
📌Juara II memperoleh piala, uang tunai sebesar Rp. 2.000.000,-, sertifikat dan goodie bag souvenir
📌Juara III memperoleh piala, uang tunai sebesar Rp. 1.500.000,-, sertifikat dan goodie bag souvenir
📌Juara IV memperoleh piala, uang tunai sebesar Rp. 1.000.000,-, sertifkat dan goodie bag souvenir
➡Biaya Investasi Rp 100.000/sekolah. Tiap sekolah hanya diperbolehkan mengirim 1 (satu) tim
➡Babak seleksi dilakukan secara tertulis dengan soal multiple choice selama 30 menit, dikerjakan bersama dalam satu tim
➡16 (enam belas) tim terbaik masuk ke babak penyisihan
Tim yang lolos dalam babak seleksi, dibagi menjadi 4 (empat) sesie yang akan bertanding. Juara 1 (satu) akan masuk final).
4 (empat) Tim yang masuk final akan bertanding di Panggung utama
✅STORY TELLING, yaitu lomba bertutur atau berkisah Islami, dengan bahasa Indonesia.
➡Peserta adalah kelas 1-3 SDIT/SDIT/MI (diutamakan berdomisili di Banten-Jakarta-Jawa Barat)
➡Tema: “Aku dan Al-Qur’an”
➡Memperebutkan Trophy, Uang Tunai senilai Rp 4,5 juta dan souvenir/Goodybag
➡Durasi berkisah selama 5 menit/peserta. Peserta terbatas 30 anak.
➡Hadiah lomba sebagai berikut:
📌Juara I memperoleh piala, uang tunai sebesar Rp. 2.000.000,-, sertifikat dan goodie bag souvenir
📌Juara II memperoleh piala, uang tunai sebesar Rp. 1.500.000,-, sertifikat dan goodie bag souvenir
📌Juara III memperoleh piala, uang tunai sebesar Rp. 1.000.000,-, sertifikat dan goodie bag souvenir
➡Bertempat di Kids Zone, 4 Maret 2015 mulai pk. 10.00-15.00 WIB
➡Biaya Investasi Rp 50.000/sekolah
➡Tiap sekolah hanya diperbolehkan mengirim 1 (satu) peserta
✅Penampilan TARI SAMAN pada pembukaan Islamic Book Fair 2015 dari JSIT INDONESIA  Panggung Utama, 27 Februari 2015 Pk. 14.00-16.00 Wib | Sekolah Insan Cendekia Madani, Serpong
❤NOTE:❤
⭐Biaya Pendaftaran melalui Transfer ke Rek Bank Syariah Mandiri No. 7068976515 atas nama JSIT INDONESIA QQ. DANUS
⭐Contact Person:  Abdul Hakim (08128441063) | Fitri (0818725525)
⭐Info Lengkap klik www.jsit-indonesia.com
⭐Pendaftaran Paling lambat tanggal 19 Februari 2015
⭐Kunjungi Stand JSIT Indonesia di Lantai 2 No. 239

JSIT : GUNAKAN KURIKULUM 2006 DENGAN SEMANGAT KURIKULUM 2013

LANJUTKAN KURIKULUM 2013 ATAU GUNAKAN KURIKULUM 2006
DENGAN SEMANGAT KURIKULUM 2013

Merespon kebijakan menteri pendidikan dasar menengah dan kebudayaan yang mengintruksikan sekolah untuk menghentikan pelaksanakan kurikulum 2013 yang baru menerapkan satu semester dan kembali menggunakan kurikulum 2006. Dan bagi sekolah yang sudah tiga semester menerapkan kurikulum 2013 untuk terus melanjutkan atau bias kembali ke kurikulum 2006 dengan mengajukan keberatan. Ada kesan bahwa kurikulum 2006 lebih maslahat diterapkan daripada kurikulum 2013.
Dengan merujuk Landasan filosofis pendidikan Indonesia UU. SISDIKNAS No. 20 Th. 2003 ditegaskan « Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara ». Kurikulum 2013 lebih pas untuk merealisasikan tujuan mulia ini.
JSIT Indonesia, berpandangan bahwa kurikulum 2013 telah menjadikan pembinaan karakter sebagai muatan yang penting dalam proses pembelajaran di sekolah yang jelas terungkap dalam perumusan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Kurikulum 2013 secara konseptual telah membangun keseimbangan aspek sikap, pengetahuan (kognitif) dan Keterampilan dan juga kesinambungan kompetensi antar level kelas.
Keseimbangan sikap, pengetahuan Dan keterampilan ini tidak tampak dalam kurikulum 2006 yang terlalu cognitive oriented. kurikulum 2013 lebih mengedepankan semangat inquari dalam pembelajaran, melatih siswa lebih trampil, menumbuhkan jiwa nasionalisme dan kesadaran untuk semangat menjalankan perintah-perintah agama. Dengan demikian, Kurikulum 2013 sudah sejalan dengan visi dan misi serta tujuan pendidikan nasional.

Didasarkan pada tujuan pendidikan nasional dan konsep pendidikan Ibnu Shina yang melandasi stadar mutu SIT ,yaitu : “Pendidikan harus diarahkan pada pengembangan seluruh potensi yg dimiliki seseorang. Potensi ini tidak terbatas fisik dan intelektual namun juga budi pekerti, moral-spiritual. Selain itu pendidikan juga harus mampu menyiapkan seseorang agar dapat hidup bermasyarakat dan bermakna untuk masyarakat” . Implementasi model pendidikan ini telah kami realisasikan sejak berdirinya sekolah-sekolah Islam Terpadu tahun 1993. Pembinaan karakter di SIT telah dilaksanakan bahkan jauh sebelum Kurikulum 2013 dilaksanakan. Pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam tidak sekedar menjadi bagian dari mata pelajaran tapi menjadi budaya sekolah inheren dengan seluruh sendi-sendi kehidupan di sekolah dan di luar sekolah.

Dengan demikian JSIT Indonesia menyerukan pada seluruh sekolah SIT yang bergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu :
  1. Agar Pendidikan karakter ini tetap menjadi warna utama Pendidikan di sekolah Islam Terpadu apapun bentuk kurikulumnya, sekolah-sekolah IT dapat menggunakan kurikulum 2013 atau dapat menggunakan kurikulum 2006 dengan semangat kurikulum 2013.
  2. Sambil menunggu kesungguhan pemerintah memperbaiki system pendidikan yang akan diterapkan, kami JSIT Indonesia sebagai Induk organisasi akan berupaya menyerdahanakan model penilaian yang menjadi momok guru dalam kurikulum 2013 dan akan menyiapkan guru-guru untuk merealisasikan pembelajaran berbasis ilmiah dan religius.
  3. Meskipun JSIT menilai banyak kelebihan kurikulum 2013 dibanding Kurikulum Sebelumnya, Kami mendukung segenap upaya pemerintah untuk mengevaluasi kurikulum 2013 dalam tataran konseptual maupun pelaksanaan. Dengan belajar dari pengalaman penerapan kurikulum 2006 atau KTSP yang menurut hemat kami juga memiliki banyak kekurangan terutama dalam teknis pelaksanaannya di lapangan, tidak dipungkiri terdapat berbagai macam kekurangan dan bahkan kerancuan terutama dalam implementasi seperti pengadaan buku penunjang, rekrutmen instruktur nasional, pelatihan guru, dsb. Sehingga diharapkan kurikulum 2013 akan semakin sempurna ketika akan ditetapkan secara menyeluruh di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.
  4. JSIT Indonesia akan terus mendorong Pemerintah khususnya kemendikbud agar senantiasa berkomitmen untuk menjadikan karakter dan nilai-nilai spiritual menjadi pondasi Pendidikan Indonesia dalam pengembangan kompentesi peserta didik. Diharapkan dengan pendidikan karakter dan kompetensi yang dikembangkan tersebut akan menjadikan bangsa Indonesia terhormat dan bermartarbat dalam pergaulan antar-bangsa di dunia.

Jakarta, 9 Desember 2014
Ketua Umum JSIT Indonesia
ttd
Sukro Muhab

Popular Archives